Minggu, 15 Maret 2015

Surat Cinta Untukku

Penalesia


  • Ketika kita dihadapi oleh suatu lembaran hijau yang berlubang. Tak sepantasnya bagi kita untuk menghindarkannya tergeletak, yang menjadikannaya tak seindah dari semulanya. Berusahalah agar kita mencari lembaran hijau yang lain yang bisa menutupi lubang itu agar tampak seperti kondisi semula. Tak pantas pula bila kita memberinya warna kuning, merah, putih karena itu hanya akan membuatnya tak menarik.
  • Hal ini pun yang membuatku tergugah saat seseorang berada di tepi jurang yang merasa dirinya tak layak hidup didunia karena tak adanya orang yang menemani.  Tak pantas pula jika seseorang muslim memerintahkannya agar tetap turun kedalam jurang itu, lalu bagaimana kewajiban kita sesama muslim untuk saling tolong menolong. Ketidakpahaman pun membuat ragu akan diriku yang dahulu sangat menyemangatinya untuk tidak turun kedalam jurang. Kini hanya menimbulkan rasa yang tidak seharusnya ada, karena adanya kesalahpahaman belaka yang timbul atas perhatian lebihku pada dia. Sedikit demi sedikit aku pun berusaha menjauh darinya, agar rasa yang seharusnya tidak ada itu perlahan lenyap dari dirinya, karena bila hal ini tidak dihentikan, sangat bertentangan dengan pedoman hidupku. Dan aku dengannya memiliki pemikiran yang berbeda.
  • Dan karena itu pula aku memohon padanya agar dapat mencari orang lain yang sepaham, sepemikiran dengannya. Karena aku sudah bisa menggugurkan kewajibanku sebagai muslim, ketika seseorang terkena musibah. Tapi, kali ini aku tidak bisa menolongnya hanya demi “Cinta” yang mungkin dapat menghidupi kembali hidupnya.
  • Jangan pula dia berpikiran bahwa kepribadian orang itu berbeda, justru itu, dari kepribadian orang yang berbeda, kita dapat berintrospeksi diri. Bagaimana cara yang dapat mensejajarlkan kepribadian itu menjadi satu pemikiran yang dapat membawanya menjadi satu hakikat hidup.
  • Cinta ibarat kupu-kupu. Semakin dikejar, semakin ia menghindar.
  • Kesempurnaan seseorang tidak terlihat seberapa banyak ia memiliki hal yang tidak dimiliki orang lain umumnya, melainkan terletak atau terlihat diamana ia dapat menempatkan sesuatu pada tempatnya.
  • Ketidaksejajaran pemikiran, hanya menimbulkan permasalahan yang sulit dipecahkan, apabila kedua belah pihak menggunakan egonya masing-masing.
  • Dua pemikiran yang berbeda, hanya akan menimbulkan dampak yang tidak diinginkan dan solusinya adalah mencari seseorang yang sejalan dengan mereka berdua.

Sumber Gambar : dessyachieriny.blogspot.com

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2015 Penalesia