Minggu, 15 Maret 2015

Derit KeyBoard

Penalesia

“START atau DELETE”
“COPY atau CREATE FOLDER”
Aku tak mengerti untuk memulainya. Saat yang lain sudah bisa mengawali tugas dan tanggung jawabnya, aku masih terdiam diri.
Apa yang harus aku lakukan ?
Aku tak ingin menjadi hal lain jika aku bisa menjadi diri sendiri. Aku terima tugas dan tanggung jawabku. Melihat mereka bisa tetawa, bercerita, bersedih. Bahkan menggila sesaat dengan pikiran-pikiran yang tidak aku miliki. Aku hanya membungkam. Mendengar. Membisu geli. Meramu malu. Mereka ada yang sadar. Mereka ada yang bermain khilaf.
“ Wah, ini keterlaluan ”, terdengar mencela.
“ Kau benar ” Aku menyahut
“ Apa ada lagi yang bisa aku lihat ?” mereka pun tertarik
“ Hei, apa yang kamu lakukan ?”
Aku tidak punya cara untuk menghentikannya. Aku membiarkan  diriku tergelitik dengan jerembat  tabu yang mereka perbuat. Aku dilema. Aku yang tak punya penglihatan, ingin sekali memiliki mata. Tapi apa yang akan aku gunakan denga kedua bola mataku jika aku memilikinya. Tentu aku tak ingin menjadi mereka. Dan aku juga tak akan memaksa  mereka untuk menjadi seperti diriku. Mereka bebas dengan tingkah lakunya. Asal tak membuat yang lain merugi. Kau tulis atau tidak, itu tak masalah bagiku. Aku tersipu, saat jemarimu mulai menyentuh deretan abjad. Aku cemburu, saat kau tulis, ’10 Cara Menyenangkan Ibu’, lalu kau tekan ENTER.
Berbahagialah jika kedua orang tuamu masih hidup.
Bersemangatlah jika kau mengerti bahwa sesuatu yang hidup pasti akan mati. Suatu saat, pasti ada balasan atas usahamu untuk menyenangkan Ibu. [ untuk perempuan, semoga kelak kalian menjadi Ibu yang baik ]
Ketika kamu yang lain bermain hati, aku me-merah menyembunyikan malu.
‘Tips dan Cara Agar Pacar Mau Menurut’, apa kau masih membacanya, saat esok hari pacarmu menyebut kamu tak pernah bisa mengerti.
“Kamu jahat, kamu tidak pernah mau mengerti”.
Itukah yang kalian lihat dalam pesan singkatmu?”
Ada di antara mereka yang datang dengan beringas, nafas yang meliput dalam monitor. ‘3 Jurus Cepat Kaya dan Sukses TANPA Modal’.
“ Hei, hei, apa yang ada dalam pikiran mereka?”
Apa kesuksesan bisa mereka raih dengan ketanpaan ?!
[Baiknya jangan, mending Update status. Hehe. Galau-galauan atau liatin cewe cakep]
Andai aku bisa menyampaikan pesan ini.
Kau ketik apa lagi sekarang. ‘SMU BUGIL’ !!!
Please, Allah…..
Please… Bayi-bayi di rumah sakit pun aku tak melihatnya bertelanjang bulat. Mereka seperti sekumpulan ayam potong yang di jual di pasar dengan dada terbuka.
Cantik, Putih. Iya.
Indah, Bersih. Iya.
Kecuali mereka gila.
Tuhan pun akan membenci keindahan yang disalah gunakan.
Bisakah yang lain aku dengar?
‘Obat Perkasa untuk Pria Dewasa’. Iya, aku suka ini.
‘2 Programmer yang Suka dadakan Gila, Mas Abit & Mas Aji’. Iya, aku setuju ini.
‘Rahasia Memuaskan Istri di Ranjang’. Iya, aku geli soal ini.
‘Nama Bunga yang di jadikan Nama’. Melati?”, “Bukan. Adanya Mba Melati.”
‘10 Cara Menjadi Pribadi yang Menyenangkan’.
1. Senyum
2. Ramah
3. Sapa
4. Punya nama Mubarok
5. Belajar hidup menjadi OB
6. Punya teman-teman baik di IM Powerhouse
7. Punya dua atasan baik, Pak Didit & Pak Ido
8. Rajin nabung uang receh
9. Tidak boleh sms karyawan di luar kepentingan kerja
10. Merapikan Sepatu dan Sandal milik Karyawan

-Selesai-


 Sumber Gambar : pixshark.com

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2015 Penalesia