Minggu, 22 Maret 2015

Bicara Sahabat

Penalesia


Sahabat memang hanya sebuah sebutan, sebuah pengakuan yang bersyarat.
Ada yang bilang, sahabat itu ada di saat kita sedih dan gembira. Apa ini syaratnya ?!
Aku ingin tahu, jika dalam hidup hanya berlangsung dengan kesedihan.
Adakah sahabat yang mau menemaniku ?
Aku menyeru di kesunyian.
Aku terbahak dalam kegembiraan.
Aku sendirian.
Nyata.
Dan aku tak buta.
Aku merasa rindu kebersamaan.
” Bagaimana dengan sahabat ?”
“Tidak”. Aku atak butuh kehadirannya.
Aku tak bisa memaki.
Aku tak bisa mengerutu.
Biarkan sahabat terbang.
Biarkan sahabat melaju.
Biarkan Sahabat mengarung.
Dia berhak melalui harinya tanpa aku mendesaknya untuk menemuiku.
Sahabat hanya bisa berbagi waktu.
Karena aku tak bisa memaksanya berbagi jarak.


Sumber Gambar : katamutiara.web.id
 

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2015 Penalesia