Minggu, 15 Maret 2015

Office Boy Bintaro

Penalesia



OB Juga Manusia

Seperti  biasa di pagi hari, aku mengepel untuk menyabung pekerjaanku sebelumnya, yaitu menyapu lantai  yang aku kerjakan di sore hari. Kecuali hari senin, setidaknya aku bisa datang lebih awal dari karyawan lain. Aku mulai tebiasa dengan pekerjaan baruku sebagai OB (Office Boy) di  PT. IM Powerhouse. Perusahaan yang aku ketahui bergerak dalam bidang IT dan sejenisnya.  Satu bulan, aku rasa cukup untuk bisa mengusai setiap hal yang menjadi tugas dan tanggung jawabku. Menyapu, mengepel, mengelap kaca, mencuci gelas dan piring kotor, buang sampah, mengganggu farul , karyawan baru yang duduk sendirian. Kalau aku bilang, dia karyawan yang bebas, mau kentut, di samping kanan-kirinya tidak ada teman, mau BAB di celana, bisa langsung ke toilet, persis berada di belakangnya. Intinya, dia karyawan serba bisa. Iya, bisa buat orang jadi gila [ aah haa ahh ha haha].

Jum’at pagi, aku tiba di kantor dengan perasaan gugup.

Kunci pintu dan garasi ada. Pewangi lantai ada. Kopi Kapal Api ada. Kopi ABC, belum ada. Sendok garpu ada. Aku mengecek setiap peralatan kerja. “ Apa yah yang belum?”. Aku bergegas mengepel lantai sebelum yang lain datang. Meski tak jarang aku datang kerja, setelah sebagian sudah mulai hadir. Aku bingung dengan tempat bekerjaku. Berjalan tiga minggu kerja, selalu saja sampah rambut yang aku temui. Baik di lantai dasar, lantai 1, dan lantai 2 yang menjadi rekor. Namun, aku tak menganggap ini sebagai masalah. Sudut pandangku bukan menunjuk kesitu. Persoalannya, aku juga menemui rambut di toilet, tempat sholat, di kepala farul, ketek farul, dagu farul, pipi farul, hidung farul, telinga farul dan lain-lain mengenai farul. Anehnya, setiap rambut yang aku temui berbeda dengan yang lainnya. Agar lebih jelas, ada baiknya aku beri spesifikasinya, bukan kriteria yah…:

Rambut Lantai 2 :

    ­           Panjang 5 cm – 15 cm
    ­           Bentuk lurus, lurus melengkung
    ­           Warna Abu-abu

Rambut Lantai 1 :

    ­           Panjang 5 cm – 10 cm
    ­           Bentuk lurus
    ­           Warna Cokelat, Abu-abu ( ½ putih- ½ hitam)

Rambut Lantai Dasar :Rata-rata dari L 1 & L 2

    ­           Panjang 5 cm – 12 cm
    ­           Bentuk gimbal
    ­           Warna suram

Tempat Sajadah Sholat :

    ­           Panjang 1 cm – 5 cm
    ­           Bentuk lurus
    ­           Warna hitam

Toilet :

    ­           Panjang 3 cm – 5 cm
    ­           Bentuk keriting
    ­           Warna hitam pekat
    ­           Umumnya bersembunyi di sela-sela
    ­           Ada juga yang menampakan dirinya secara langsung

Tempat Kerja Farul :

    ­           Panjang – 0,5 cm sampai 1 cm
    ­           Bentuk acak-acakan
    ­           Warna, warna-warni, kecuali warna pink
    ­           Tempat, bertebaran di sekitar atas-bawah meja kerjanya

Diagnosa OB



Berdasarkan pengamatan yang saya lakukan secara konsisten dan di ikuti bukti yang semrawut. Saya menyimpulkan bahwa kotoran terbesar di kantor IM Powerhouse adalah berbagai jenis rambut. Bahan yang masih menjadi penelitian dan pertanyaan saya adalah :

1.       Siapa pemilik setiap rambut tersebut ?
2.       Apa penyebab dari perbedaan rambut yang saya temukan ?
3.       Dari mana asal setiap rambut  yang saya temukan di berbagai lain tempat ?
4.       Bagaimana cara saya agar  lebih tepat, sopan, santun, tahu diri, tidak lewat sms, update status, YM-an,untuk memberi nama pada setiap jenis rambut itu ?


Sumber Gambar : tursan.com.br

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2015 Penalesia