Cinta untuk Jati Diri
Dalam menjalin sebuah hubungan. Kita tak cukup mengandalkan cinta.
Meski kita tahu, perjalanan hidup akan menjadi indah jika cinta selalu
mengiringinya.
Cinta adalah sebagai awal. Dia hadir hanya sebagai
pemicu.
Cinta mampu menghidupkan yang sekarat, membangunkan yang terjatuh,
menguatkan yang lemah, menyatukan yang pisah, melunakan yang keras,
memaafakan yang salah, dan menambahkan yang kurang.
Cinta menjadikan kita lebih dan berjalan ke arah perubahan.
Bagaimana
mungkin kita bisa mengenal hidup tanpa pernah mengenal perubahan ?
Perubahan adalah bagian dari hidup, dan hidup adalah perubahan.
Cinta semestinya mengerti saat hidup seperti dulu pasti akan beralih pada hidup saat sekarang.
Sekeras apa pun kita berontak, sejeli apa pun kita bersembunyi,
sekuat apa pun kita diam untuk bertahan, cinta akan tetap datang menyapa
kita.
Dan bersiaplah untuk merasakan perubahan.
Kita punya pilihan. Jangan diam terpaku karena rasa takut kita. Lakukanlah selagi ada kesempatan.
Kita tidak akan tahu satu kebenaran, jika kita belum mengenal satu kesalahan.
Yakinlah akan diri kita sebenarnya.
Yakinlah bahwa dalam diri kita ada kekuatan yang tersembunyi.
Citra tidak akan berarti jika kita belum menemukan siapa diri kita sebenarnya ?
Sumber Gambar : celotehanhanif.blogspot.com

0 komentar:
Posting Komentar